Sabtu, 14 Juli 2012

Taubat Nasuha

Membuat Lembaran Putih Bersih Kembali 
Dan Baru Setelah Kedekilan Karena Dosa



Saudaraku, tidakkah engkau tahu bahwa hidup kita ini bisa seperti lembaran kertas putih yang unik dan menakjubkan? Ketika kertas putih sebelumnya telah kotor oleh noda maka kertas itu bisa bersih kembali dan putih kembali seperti lembaran baru yang putih bersih tanpa noda sama sekali? Allah SWT pernah mewahyukan melalui sebuah Hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Anas bin Malik ra. Di dalam Hadits ‘Arba’in An-Nawawiyah, Hadits ke-42 menyebutkan : Rosululloh SAW bersabda, Allah SWT., berfirman, “ Wahai anak Adam selama engkau berdo’a dengan sungguh-sungguh dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku ampuni segala dosamu yang telah lalu dan Aku tidak peduli lagi. Wahai anak Adam, jika dosamu membumbung setinggi langit lalu engkau minta ampunan-Ku, pasti engkau Ku-ampuni, dan Aku tidak peduli lagi. Wahai anak Adam andai engkau datang kepada-Ku dengan kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku sedikitpun, pasti Aku mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi pula.” 

Betapa luasnya ampunan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang mau bertaubat. Semua kesalahan dan dosa dihapus dengan ampunan yang banyaknya sama, persis seperti seribu titik hitam ditimpa seribu titik putih yang besarnya sama, maka hilanglah seribu titik hitam itu tidak tampak sama sekali. Begitulah ampunan Allah SWT. Bagaikan cermin yang kotor oleh noda jika sudah dibersihkan maka ia akan bersih kembali bening mengkilat tanpa noda. Dan ini diberikan kepada seluruh anak Adam yang mau bertaubat, sebesar apapun dosanya asal dia tidak mempersekutukan-Nya. Allah juga sudah tidak peduli lagi dengan segala dosa yang telah dilakukan itu, hal ini artinya anak Adam yang taubat itu putih bersih kembali, bak lembaran kertas putih bersih kembali yang siap di hamparkan dalam perjalanan kehidupan selanjutnya. Subahanallah, betapa dahsyat ampunan Allah ini, dan dengan ini kita sebagai seorang muslim diperintahkan oleh-Nya.

“Wahai orang-orang yang beriman bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya (taubat nasuha), mudah-mudahan Tuhan kalian akan menghapus kesalahan-kesalahan kalian dan memasukkan kalian kedalam surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai…” (At-Tahrim : 8). Perhatikan, setelah ampunan itu Allah menggantinya dengan surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai..bukankah ini suatu anugrah yang tiada terkira?

Bahkan Allah SWT menjadi cinta kepada orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri : “Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertaubat dan mensucikan diri.” (Al-Baqoroh : 222). Tidakkah kita ingin menjadi salah satu orang yang dicintai oleh Allah SWT?

Saudaraku, marilah kita menjadi orang-orang yang bertaubat. Sehingga kita menjadi orang yang dicintai oleh Allah SWT. Apakah lagi yang kita inginkan jikalau kita telah diliputi oleh cinta kepada Allah dan dicintai oleh Allah ‘aza wazalla yang telah menjadikan kita ada dan hidup didunia ini?
Oleh karenanya bersegeralah kita bertaubat, dan jangan pernah ragu untuk bertaubat, jangan pernah khawatir taubat kita tidak diterima oleh Allah SWT sebesar apapun dosa kita, berulangkali sebanyak apapun dosa-dosa yang terus kita lakukan. Karena ampuanan-Nya seluas langit dan bumi, dan demikianlah kita diperintahkan untuk bersegera, bahkan disuruh-Nya kita berlomba-lomba.. “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya…”(Al-Hadid : 21).
banner
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Follow by Email

Popular Posts