Minggu, 24 Juli 2016

Metro, Kota yang Bahagia dan Enerjik

Taman Merdeka di Tengah Kota Metro

Apa kabar sahabat..? Sehat selalu dan selalu bersemangat ya.. Libur lebaran kemarin saya menyempatkan diri mampir ke Kota Metro di Lampung. Sejenak saat masuk ke Kota ini nunsa agak sedikit berbeda, maklum sudah agak lama tak berkunjung.

Kota ini nampak lebih hidup dan enerjik. Di pagi hari sehabis subuh saya coba ke simpang lampu merah depan masjid Agung Takwa Metro, aktivitas warga tampak bergairah. Ada yang bergegas pergi ke pasar, ke terminal, ke kantor, ke sekolah, dan tempat-tempat lainya. Nampak wajah-wajah optimis, ceria dan meyakinkan.

Tak sengaja saya tanya ke saudara yang tinggal di Metro, bagaimana kondisi Kota ini sekarang. Meski akhir-akhir ini mulai ada sedikit ancaman keamanan begal motor dan pencurian, namun secara keseluruhan penduduk kota ini bahagia, begitu ujarnya. Menurutnya ada hasil penelitian yang menyebutkan bahwa Metro adalah salah satu kota paling bahagia di Indonesia, tingkat kualitas hidup dan kebetahan untuk hidup juga tinggi. Banyak penduduk berusia panjang dan jarang sekali terjadi kasus bunuh diri, yang ada malah orang yang ingin pindah dan hidup di Metro.

Di perempetan lampu-lampu merah tidak nampak sama sekali orang yang meminta-minta, pengemis dan gelandangan tidak kelihatan. Kalau anak punk memang ada terlihat satu dua orang, bahka mereka ada komunitasnya.


Selama beberapa hari berbaur dengan warga kota ini saya merasa terpengaruh energi semangatnya..hehe. Semangat untuk hidup bahagia dan berjuang menghadapi pergulatan hidup. Seperti orang-orang Metro yang semangat dan enerjik.

Ada beberapa hal yang tampak di kota ini yang menyebabkan warga kota ini bahagia. Pertama, tersedianya sarana hiburan warga yang terjangkau di tengah kota. Tempatnya sering disebut sebagai Taman Merdeka Kota Metro. Tempat ini sejenis alun alun yang dilengkapi denga pasilitas bermain bagi anak-anak, tempat-tempat nongkrong di taman, dan lapak-lapak kuliner berbentuk tenda dan gerobak, sedangkan di depanya ada masjid Agung Takwa yang megah.

Tugu Matrem tepat di tengah Taman Merdeka, tampak saat sore hari

Di Taman ini setiap orang bisa melepas lelah dan bercengkrama dengan sahabat-sahabat sambil menghibur anak-anak. Setiap sore hari pasti taman ini ramai dikunjungi warga apalagi kalau Sabtu sore di akhir pekan, Taman ini penuh dengan pengunjung, banyak juga penjual makanan yang meraup keuntungan dari kunjungan warga ini.

Kedua, di kota ini terdapat Masjid Agung Takwa yang berdiri megah menjadi simbol keagamaan dan kebanggaan warga kota. Mayoritas penduduk memang beragama Islam, namun agama lainpun bisa hidup berdampingan. Jika saat sholat jumat tiba Masjid Agung Takwa ini dipenuhi oleh jamaah, juga saat ramadhan jamaah juga banyak termasuk ibu-ibu yang itikaf di masjid disediakan lantai 2 diatas yang nyaman. Ini menandakan tingkat kesholihan penduduk cukup baik.

Masjid Agung Takwa yang sangat megah di Kota Metro

Ketiga, pasilitias pendidikan di kota inipun sangat bagus. Semua jenjang pendidikan bisa didapatkan di kota ini, meski tidak semua jurusan tentunya ada. Ada dua kampus megah di Metro, Kampus STAIN Jurai Siwo Metro dan Universitas Muhammadiyah Metro, jangan tanya sekolah menengah atau sekolah dasarnya, pokoknya banyak banget lembaga pendidikan di kota ini. Memang kota ini juga dikenal dengan kota pendidikan di Lampung.

Dengan lengkapnya sarana pendidikan bagi warga menunjukkan tingkat taraf pendidikan di kota inipun cukup baik, sangat sedikit penduduk yang buta huruf, hampir dikatakan kota ini telah bebas buta aksara. Tinggal orang-orang yang berusia lanjut saja yang termasuk buta huruf, itupun sangat jarang sekali.

Ketiga,  pasilitas kesehatan yang cukup memadai. Ada setidaknya 3 rumah sakit besar di Metro, Rumah Sakit Umum Daerah A. Yani, Rumah Sakit Muhammadiyah, Rumah Sakit Mardi Waluyo. Juga terdapat puluhan klinik-klinik kesehatan yang bisa dimanfaatkan untuk merawat dan mengobati warga yang sakit.

Baik pasilitas pendidikan maupun rumah sakit tempatnya sangat terjangkau bagi warga kota, cukup naik angkot saja sudah sampai di tempat - tempat ini. Jadi rupanya faktor ketersediaan sarana transportasi juga ikut berpengaruh dalam membentuk kenyamanan warga. Dan jangan salah, terkait kedisiplinan transportasi, kota ini terkenal sangat ketat. Jangan berani-berani naik motor tak pakai helm, atau melaggar rambu-rambu lalu lintas, kalau pas ada polisi pasti ditilang..( Hehe,,ya jelaslah ya, ada polisinya).

Salah satu Hotel Syariah di Kota Metro.

Keempat, warga kota inipun dikenal sangat ramah, mayoritas sukunya adalah suku jawa yang ramah-ramah. Meski sudah berbaur dengan perkembangan zaman dan tampak kasar namun dasar diri warganya ramah-ramah. Makanya sering orang menyebut Metro sebagai Jogjanya Lampung, tinggal di Metro seperti di Jogja.

Kelima, terkait faktor ekonomi. Mata pencaharian penduduk Metro bermacam-macam, ada yang petani sawah, pegawai, guru, penyedia jasa, dan pedagang atau wirausaha. Perputaran ekonomi sangat baik, pasar selalu ramai dikunjungi pedangang dan pembeli, baik pembeli dari dalam kota Metro sendiri maupun dari luar Metro. Banyak pedagang dari luar Metro seperti Kota Gajah, Pekalongan, Way Jepara, Lampung Timur, Lampung Tengah yang menjual dan membeli barang di Metro untuk di pasarkan di daerahnya.

Tingkat kesejahteraan penduduk bisa dikatakan sangat baik. Saya belum sempat mengumpulkan data tingkat pertumbuhan ekonominya, namun dari apa yang terlihat sudah dapat dirasakan bahwa perekonomian penduduk cukup baik.

Nah itu beberapa kesan dan catatan saya tentang kota Metro, tentu senangkan kalau hidup di Kota yang bahagia penduduknya. Sekali waktu jika sempat ke Lampung coba saja mampir ke Metro. Semoga masih tetap baik dan semakin lebih baik lagi.
banner
Previous Post
Next Post

2 komentar:

  1. masjidnya bagus ya, keren, kapan ya bisa salat di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bagus itu masjidnya, belum lama ini selesai dipugar jadi seperti itu. Semoga aja ada ivent blogger kesana..hehe

      Hapus

Follow by Email

Popular Posts