Jumat, 23 September 2016

Mempercayai Kehebatan Alqur'an dari Ruqyah Syar'iyah



Sahabat, ingin rasanya aku ceritakan kepadamu tentang kehebatan Alqur'an yang disebut mu'jizat itu. Sebagian orang mungkin tak mengira atau bahkan tak percaya kalau Alqur'an itu punya efek dan berpengaruh ketika ayat-ayatnya dibaca.

Ini kubagi pengalaman yang semakin menambah keimananku terhadap Al-Qur'an.

Pertama, Al-Qur'an bisa menghilangkan rasa takut. Dulu sewaktu aku masih kecil, aku setiap petang pergi mengaji ke masjid di pusat desa yang jaraknya lumayan jauh dari rumahku, berangkat sebelum maghrib dan pulang setelah isya sekitar jam setengah 9 malam. Kondisi di kampung waktu itu belum ada listrik, jadi jalan-jalan masih gelap pada malam hari.

Almarhum ayahku mengajarkan kepadaku ayat Qursyi, yakni ayat ke 255 dalam surat Al-Baqoroh, hanya satu ayat, meski waktu itu aku belum lancar membaca Alqur'an tapi aku hafalkannya dan berusaha memahami artinya. Ketika aku berjalan sendiri dimalam hari sepulang mengaji, angin bertiup dingin, bintang tak tampak, kondisi gelap, suara jangkerik disisi jalan dan kadang - kadang terdengar suara burung hantu bersahutan, senter yang tak begitu terang menjadi bekalku diperjalanan pulang.

Saat terlintas rasa takut, aku langsung membaca ayat Qursy yang telah aku hafalkan, berulang-ulang sambil meresapi artinya, kutambahi dengan surat An-Nas, maka seketika jiwaku lapang, rasa takutpun hilang, aku yakin Allah SWT sedang mengawasiku dan tak mungkin membiarkanku diganggu syetan, begitu fikirku tenang. Bacaan Alqur'an menghilangkan rasa takut, meski aku berjalan sendiri dimalam hari melewati kuburan.

Kedua, Alqur'an mengusir gundah gulana dan sesak di dalam dada. Sewaktu aku masih SMP dan SMA, aku sudah jauh dari orang tuaku, aku tinggal sendiri berusaha hidup mandiri. Saat gundah datang dijiwa dan sesak didalam dadapun melanda, biasanya aku pergi ke masjid, kuhabiskan waktu antara maghrib dan isya untuk membaca Alqur'an.

Aku masih ingat, saat itu kelas 3 SMA, aku tinggal di gedung sekolah, dan di samping tempatku ada masjid sekolahan, saat setelah sholat maghrib datang adalah saat dimana aku berdua saja dengan Alqur'an. Kubaca ayat-ayatnya perlahan-lahan mengikuti kemauan jiwaku, dari perlahan ternyata terus mengalun menjadi keras berkumandang, aku tak peduli sekeras apapun bacaanku, aku hanya ingin membaca dan mengikuti pola yang dituntunkan nada ayat-ayat yang sedang kubaca.

Saat bacaan dengung ada nada yang mengalun, saat bacaan panjang ada irama yang merentang. Bacaan panjang-pendek menghentak rapat dan cepat dalam kadarnya, kesamaan nada diakhir ayat membuat indah terasa iramanya, ia menyentuh senar di dawai jiwa, tak jarang air mata menetes tak terasa. Jika bacaanya telah melewati lima  lembar atau setengah juz baru jiwaku terasa lapang, sesak di dadaku berangsur hilang, tarik nafas dalam-dalam menjadi kelegaan yang menyentaosakan.

Sampai kini, jika ingin dada lapang, aku harus membaca minimal setengah juz dari Alqur'an, dibawah setengah juz, bacaan itu masih terasa kurang. Namun itulah kehebatan yang kurasa, Alqur'an nampak punya pengaruh dijiwa dan meninggalkan efek bagi perasaan dan kelapangan dada, sehingga siap menjalani hidup betapapun beratnya.

Ketiga, Alqur'an punya pengaruh pada jin yang merasuki manusia. Pernah menyaksikan atau mendengar orang kesurupan? Itu lho, orang yang diganggu jin yang merasuki tubuhnya, biasanya kesadaran orang tersebut dikuasi oleh jin sehingga berteriak-teriak atau berbicara kasar, punya tenaga begitu besarnya dalam kondisi itu, dan membelalakkan matanya mengancam atau memejamkan mata dan susah ditenangkan.

Nah, akupun pernah punya pengalaman menghadapi situasi seorang teman yang kesurupan, ia seorang wanita. Waktu itu aku kelas 3 SMA, bersama seorang sahabatku yang sholeh, berdua kami merukyah teman tersebut di ruang kepala sekolah. Setelah melakukan sholat sunah 2 rokaat dan berdo'a kepada Allah SWT, lalu kami minta teman yang kesurupan tersebut dipakaikan mukena agar terhijabi tubuhnya dan menjaga agar tak terbuka sedikitpun bagian tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangannya.

Lalu kami bacakan ayat-ayat Alqur'an, itu adalah pengalaman pertama bagiku ikut merukiyah orang, dan ternyata aku takjub dengan apa yang terjadi. Awalnya aku hanya yakin dengan bacaan Alqur'an pasti punya pengaruh karena ia ayat-ayat Allah SWT, namun ternyata efeknya benar-benar terasa, jin dalam tubuh teman tersebut menjerit berteriak panas tak kuasa bertahan dalam alunan suara Alqur'an yang diperdengarkan. Dan alhamdulillah atas izin Allah, iapun menyerah dan pergi keluar dari tubuh teman tadi.
 
Selanjutnya pengalaman saat aku tinggal di Bandarlampung dekat dengan Rukyah Center punya salah seorang ustadz ahli rukiyah. Aku sempat bermalam di Rukyah Center tersebut, dan tampak sekali pengaruh bacaan Alqur'an pada pasien yang terkena gangguan jin, beberapa pasien alhamdulillah sembuh dan sehat total normal seperti sedia kala. Menyaksikan proses terapi rukyah di tempat ini tampak pengaruh bacaan Qur'an kuat sekali bagi jin dalam tubuh pasien, bacaan Alqur'an bagaikan membakar tubuh jin dan menyiksanya, bahkan dengan izin Allah banyak pula jin yang taubat setelah mendengar dakwah dari ustadz perukiyah ini.
 
Selanjutnya, pernah pula terjadi di Bengkulu, saat aku tak sengaja sedang berkumpul di salah satu tempat tinggal seorang kawan, ada tetangga yang meminta pertolongan karena ada seseorang yang kesurupan, tak ada orang lain yang menangani, akupun akhirnya pergi hendak turut menolong meski merasa tak mempunyai keahlian perihal ini. Kusaksikan seseorang tengkurap di sudut ruangan, menggerung suaranya dan kadang berteriak kasar.

Lalu kubacakan ayat-ayat Alqur'an, kuajak bicara dia dan terjadi sedikit dialog dengannya, dia marah tak mau dibacakan ayat Alqur'an karena mengaku panas. Lalu dia melawan dan hendak memukul namun alhamdulillah dengan izin Allah ayat Alqur'an menghempaskan kekuatannya, iapun menyerah dan bersedia keluar dari tubuh orang itu.

Maha suci Allah, dan Maha benar firman-Nya. Ayat-ayat Alqur'an mampu menolong manusia dari gagguan jin dan syetan, ayat-ayat-Nya memiliki unsur penyembuh bagi gangguan jin dan sihir, juga penyembuh bagi penyakit yang ada di dalam dada. Ini adalah fakta. Kejadian-kejadian itu semakin menguatkan keimananku terhadap Alqur'an.

Jika sahabat ingin mendapatkan penjelasan detil tentang rukiyah silahkan sahabat lihat video penjelasan tentang sihir dan rukiyah yang dilakukan oleh salah seorang ustadz bernama Ben Halima Abdurauf yang sudah memiliki pengalaman merukyah di berbagai negara. Bahkan dengan izin Allah SWT, beliau mampu menemukan teknik jin chaching yang merupakan teknik yang bermanfaat dalam menerapi dan mendakwahi jin. Silahkan disimak videonya disini, sudah ada subtitel Indonesia.


 
Kalau di Bengkulu, saya punya sahabat seorang ustadz yang bisa merukyah dan biasa diminta tolong untuk melakukan terapi rukyah. Beliau bernama Ustadz Ade Mulyono, atau biasa dipanggil Ustadz Adem, beliau memiliki anak bernama Fakih sehingga iapun kadang dipaggil Abu Fakih. Beliau adalah pemilik klinik Rumah Terapi Nur Rahman dan praktisi Hipnoterapi sebuah teknik hipnohealing untuk kesehatan dan motivasi mental.

Wallohua'lam bishowab. Kita memohon kepada Allah SWT semoga kita senantiasa terhindar dari gangguan jin dan mendapat keberkahan dari Alqur'an, semakin kuat iman kita dan mendapat kemudahan dalam membaca serta mengamalkannya. Ammin

banner
Previous Post
Next Post

2 komentar:

  1. Aaamiin Jazakaulloh Khoiron Katsiro Pencerahannya. Saya sepakat bahwa jika hidup kita ingin diliputi keajaiban, kita harus hidup di bawah naungan Al-Qur'an.

    BalasHapus

Follow by Email

Popular Posts