Kamis, 29 September 2016

Tumbuh Kembang Pengguna Twitter di Provinsi Bengkulu

Akun Media Center @mediacenterbkl saat mencuit agenda Gubernur Bengkulu , Ridwan Mukti bersama Walikota Surabaya Tri Rismaharini beberapa waktu lalu.

Tulisan ini bukan bermaksud menyanjung atau mengangkat citra seseorang, namun hanya sekedar ulasan atas perkembangan media sosia yang digunakan di Provinsi Bengkulu menurut pengamatan saya pribadi.

Saya hadir di Bengkulu pada akhir tahun 2013. Pada waktu itu saya sudah aktif menggunakan media sosial berupa akun facebook dan twitter. Saya secara pribadi cenderung lebih suka menggunakan akun twitter sebab kontennya yang padat, sangat update perkembangan berita, dan lebih simpel digunakan.

Akun twitter saya ada dua, yang pertama bisa dilihat di @Sumar_lin dan yang kedua di akun @benisumarlin. Namun akun @Sumar_lin yang lebih sering aktif karena memang akun ini yang sedari pertamakali saya gunakan dan saya jadikan akun utama, sedangkan akun @benisumarlin saya gunakan sebagai akun cadangan.

Akun @Sumar_lin telah memiliki lebih dari 1000 follower hasil dari folback karena saya sendiri menfollow lebih dari 2000 akun hehe.. Akhir-akhir ini saya jarang ngetuit namun saya masih terus mematau perkembangan informasi di TwitterLand (TL) via akun ini.

Saat tiba di Bengkulu pada akhir tahun 2013 lalu, saya mencoba mencari akun-akun twitter asal Bengkulu yang aktif, dan mencoba menfollownya. Namun sejak akhir tahun 2013 itu sampai pertengahan tahun 2015 saya hanya menemukan beberapa akun saja dan itupun terhitung tidak begitu aktif.

Diantara akun-akun tersebut adalah akun-akun kawan-kawan dan sahabat-sahabat saya di Bengkulu seperti akun @MelyanSori, aktivis Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu, akun @MazUgik, @kakaksukma, dan lain-lain yang tak begitu banyak. Akun lainnya yang sempat beberapa kali mention dan berbalas sapa dengan saya pada tahun 2014 adalah akun salah seorang admin twitter media Rakyat Bengkulu dan akun @SebutSajaRB sebagai akun officialnya.

Akun @SebutSajaRB hanya mencuit berita-berita yang dipost dilaman web harianrakyatbengkulu.com sehingga akun ini cenderung satu arah saja dan tidak interaktif. Adalagi akun @KetupekBengkulu yang sering mencuit canda tawa yang lumayan aktif diawal-awal dahulu, ada lagi akun @BengkuluID, namun kini kedua akun ini sama-sama hilang dari peredaran jagat TL. Padahal akun @KetupekBengkulu telah memiliki 2000an lebih follower dan akun @BengkuluID telah ngetwit lebih dari 1000kali dan mulai banyak penggemar.

Saat mencari akun-akun pejabat pemerintah, atau akun-akun official resmi milik pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi maupun Kota Bengkulu, saya tidak menemukannya satupun. Hanya ada satu akun milik salah seorang anggota dewan yang tampak aktif meski masih belum banyak followernya, yakni akun @Jono_76 yang merupakan akun milik Bapak Sujono, SP salah satu anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Sampai akhirnya menjelang pertengahan tahun 2015, saat itu menjelang Pemilihan Gubernur Bengkulu tahun 2015, saya menemukan akun @ridwanmukti1963 yang ternyata mulai dibuat dan diaktifkan sejak Januari 2014. Akun @ridwanmukti1963 merupakan akun pribadi Bapak Ridwan Mukti yang kini menjabat sebagai Gubernur Bengkulu.

Menjelang masa pemilihan Calon Gubernur  dan Wakil Gubernur Bengkulu Desember 2015 saya tidak sengaja menemukan twit akun ini diretwit oleh salah satu followernya yang saya follow.

Munculnya akun @ridwanmukti1963 diikuti oleh akun-akun pendukungnya dan sayapun mencoba mencari akun calon gubernur Bengkulu yang lain, maka saya temukan akun @SultanBengkulu yang rupanya sudah dibuat sejak tahun 2011. Akun ini adalah akun resmi milik Bapak Sultan B. Najamudin yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Gubernur Bengkulu dan menjadi calon Gubernur Bengkulu berhadapan dengan Bapak Ridwan Mukti pada Pilkada Desember 2015 lalu.

Namun dalam pantauan saya, akun ini jarang diupdate dan ngetuit, menjelang Pilkada Desember 2015 lalu memang nampak aktif, namun sekarang nampak kurang. Sampai tulisan ini diterbitkanpun akun ini masih menggunakan gambar profil Sultan-Mujiono dan berketerangan "akun resmi wakil gubernur Bengkulu".

Nah, sejak Pilgub pada Desember 2015 itulah mulai muncul banyak akun-akun twitter dari Bengkulu, apalagi semenjak Gubernur Ridwan Mukti dengan akun @ridwanmukti1963 aktif ngetuit. Pola komunikasi Gubernur Bengkulu yang baru inipun nampak lebih familiar di media sosial khususnya twitter. Akun ini nampak mendorong pejabat pemerintah daerah Provinsi Bengkulu untuk membuat akun twitter pejabat pemerintah dan merespon dengan cepat informasi dari warga via tiwtter.

Saat ini akun-akun twitter pejabat dan warga Bengkulu sudah lebih dari 50 akun yang follow dan follback saya. Pada umumnya akun-akun ini mulai aktif ngetwit meskipun followernya masih puluhan atau beberapa mulai ada yang ratusan..hehe. Kebanyakan akun ini adalah akun milik pejabat pemprov Bengkulu.

Akun resmi Media Center Pemprov Bengkulu yang kini tampak sangat aktif bisa dilihat di @mediacenterBKL . Akun ini meski mulai dibuat pada Juni 2016 namun sampai saat tulisan ini diterbitkan telah memiliki follower 4800an lebih. Salah satu kelebihan akun ini adalah interkatif dengan para pengguna medsos yang lainnya. Saya beberapakali mencoba mention ternyata dibalas dengan ramah.

Selain itu akun @mediacenterBKL, sebagai akun resmi yang nampaknya dikelola oleh pemerintah provinsi ini cukup baik memberikan informasi kepada khalayak tentang berkembangan kegiatan Pemprov Bengkulu. Beberapakali memberikan kultwit mengenai agenda-agenda yang dilakukan Pemprov.

Perkembangan penggunaan media sosial oleh kalangan pemerintah daerah ini sangat saya apresiasi dan cukup menggembirakan. Karena ditengah kecanggihan teknologi komunikasi dan informasi saat ini warga Bengkulu yang menggunakan media sosial sudah sangat banyak sehingga pemerintah daerahpun saya rasa perlu mengembangkan metode komunikasi via media sosal seperti ini.

Selain itu, kesibukan para pejabat dan sulitnya warga melapor segala keperluan mereka di kantor bisa di atasi dengan media sosial ini. Terbukti beberapa kejadian seperti longsor di Bengkulu Utara yang dikabarkan lewat media sosial bisa langsung diketahui dan tangani oleh pejabat terkait.

Semoga perkembangan penggunaan media sosial pejabat Pemprov ini bisa diikuti oleh pejabat-pejabat lain di semua lingkkungan pemerintahan di Bengkulu, sebab meskipun Pemerintah Provinsi sudah terhitung akif di twitter namun hal ini belum diikuti oleh pemerintah Kota Bengkulu. Walikota Bengkulu, Helmi Hasan belum terlihat aktif di twitter, padahal mayoritas pengguna twitter di Bengkulu berasal dari Kota Bengkulu. Semoga hal ini bisa menginspirasi.
banner
Previous Post
Next Post

2 komentar:

  1. folow akn saya dong @mildainibkl

    BalasHapus
  2. follow akun saya juga donk mas Ben, @pjv_dreamer

    BalasHapus

Follow by Email

Popular Posts