Kamis, 08 Desember 2016

Milad dan Ucapan yang Tulus



Apa kabar sobat? Semoga selalu sehat dan manfaat. Kamis optimis dengan hari baru yang selalu baru meski sisa jatah usia berkurang selalu.

Hampir tak terasa jatah usia saya semakin sedikit, beriring dengan umur yang terus bertambah. Kemarin bertepatan tanggal 7 Desember adalah hari ulang tahun saya.hehe Rekan-rekan dan sahabat-sahabat banyak yang mengucapkan selamat dan mendoakan yang baik-baik. Terimakasih.. 

Alhamdulillah syukur kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya serta atas karunia sahabat-sahabat yang mendoakan dan peduli dengan saya, bahkan ada seorang sahabat yang memberi hadiah, subhanallah. Kesyukuran dan harapan mendapat ampunan atas segala dosa dimasa lalu  adalah yang pertama yang dapat saya lakukan.


Nah, karena moment ulang tahun ini spesial dengan setahun pencapaian yang saya rasakan, maka saya teguhkan untuk terus fokus memperbaiki diri dan terus berusaha memberi banyak manfaat. 
Saya ucapkan terimakasih banyak atas segala kebaikan sahabat-sahabat dan siapa saja yang telah banyak membantu dan bekerjasama dengan saya. Semoga segala kebaikan dari semuanya terhadap diri saya mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.

Kemudian yang lebih penting lagi, melalui moment ini pula saya menghaturkan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas kekhilafan, kesalahan, kebodohan, ketolehan dan segala sikaf dan sifat buruk saya yang menyinggung dan menyakiti sahabat-sahabat, rekan-rekan, adik-adik, paman/bibi, bapak/ibu, dan siapa saja yang berinteraksi dengan saya. Keburukan dan kesalahan yang saya lakukan terhadap rekan-rekan, bapak/ibu dan semuanya semata-mata karena kebodohan dan kenaifan serta nafsu buruk yang tak terkendali dari diri saya selaku manusia biasa.

Permohonan maaf takkan pernah bisa menyembuhkan hati yang luka dan hubungan yang sempat cidera. Namun tak ada pilihan lain yang terbaik yang bisa diambil kecuali kata maaf dan rasa penyesalan yang mendalam, disertai keinginan yang teguh untuk berusaha memperbaiki setiap kesalahan yang pernah dilakukan.

Semoga siapa saja yang pernah tersakiti atau kecewa terhadap saya, bersedia memaafkan saya, dan mendapatkan karunia yang besar dari Allah SWT atas kesediaan dengan ikhlas memaafkan saya. Kesediaan menerima kembali apa adanya sungguh membuat bergetar dan rasa haru di hati saya. Tak lain, ucapan terimakasih yang tak tergambarkan dan doa terbaik yang bisa dipanjatkan kepada Allah SWT, semoga Allah memberkahi sahabat-sahabat semua dan menganugrahkan balasan yang terbaik di dunia dan di akhirat. Semoga hubungan kita untuk selanjutnya berjalan lebih baik.

Sungguh kalian adalah sahabat, saudara, tetagga, guru dan orang-orang terbaik bagiku yang kucintai sepenuh jiwaku, meski kelemahan dan keterbatasanku tak mampu wujudkan yang terbaik bagi semuanya. 

Selanjutnya, melalui moment inipula saya mengajak kepada kita semua untuk semakin mawas zaman. Mawas zaman yang saya maksud adalah menyadari kondisi zaman yang sedang kita hadapi saat sekarang ini penuh ujian, ancaman dan kesemrawutan yang bisa menyebabkan diri kita terlempar dari jalan kebenaran yang sedang kita tempuh, sehingga kesadaran ini menjadikan kita berhati-hati dan selalu menjaga diri, berusaha memposisikan diri pada pihak yang benar dan berjalan pada jalur yang diridhai agar kita selamat dan berbahagia hidup di dunia ini.

Perhatikan rasa dihati kita jika kita melakukan sebuah tindakan.Jika terasa ada rasa janggal janggal dihati, rasa sesak dan tak nyaman di jiwa, maka perlu mawas dan instrospeksi diri. Tiada kebahagiaan kecuali jika kita berada pada posisi yang benar meyakinkan. Pengalaman dan sejarah adalah guru terbaik bagi kita, maka jangan abaikan.

Untuk mawas zaman kita perlu banyak belajar dan berilmu. Sebab zaman saat ini banyak sekali kerancuan dan 'keabu-abuan' yang terkadang susah ditebak mana yang benar-benar benar. Kerancuan dan hal yang abu-abu bermula dari akal fikiran yang tak dilandasi pengetahuan. Maka marilah kita terus belajar dan memilih kehati-hatian dalam bersikap dan berucap.

Terakhir, agar kita mampu bertahan dalam ujian apapun, dalam ancaman apapun, maka marilah kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, mohon ampunan, perlindungan, bimbingan dan pertolongan-Nya. Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk golongan orang-orang sholih yang dicintain-Nya. Amiin.

Inilah ucapan tulus yang ingin saya sampaikan di moment ini. Jazakumullah wa ahsanal jaza
banner
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Follow by Email

Popular Posts