Sabtu, 15 April 2017

Ini Pesan Ustadz Salim A Fillah Saat Khutbah di Masjid DU Unib

Ustadz Salim A Fillah (kanan) sesaat setelah mendirikan sholat jum'at di Masjid Daarul Ulum Unib dan hendak menuju bandara Fatmawati Bengkulu

Kedatangan ustadz Salim A Fillah pada acara seminar nasional Saksikan Aku Seorang Muslim di Universitas Bengkulu pada Jumat (14/4) dimanfaatkan sekaligus oleh pengurus masjid Daarul Ulum dengan mendaulatnya sebagai khotib dan imam sholat Jumat di masjid tersebut.

Dalam kesempatan khutbahnya Ustadz Salim A Fillah menyampaikan tema hakekat perjuangan bagi umat islam. Saya catatkan beberapa point penting disini mencoba berbagi kepada pembaca sekalian. Menurut beliau, umat islam ditugaskan oleh Allah SWT untuk teguh berjuang dalam kancah kehidupan di dunia ini, dakwah menyebarkan islam dan menyeru manusia kepada agama Allah SWT merupakan perjuangan bagi umat islam. Namun yang terpenting dalam dakwah menyeru manusia kepada islam adalah keteguhan umat islam itu sendiri.

"Allah SWT menugaskan kepada umat islam untuk teguh dalam berjuang, urusan menang atau kalah, tercapai atau tidak, ini adalah urusannya Allah SWT. Keberhasilan dan kemenangan merupakan kehendak Allah SWT, umat islam tugasnya hanya berjuang dan teguh dalam perjuangannya," demikian terang ustadz Salim A Fillah.

Lebih lanjut penulis buku Saksikan Aku Seorang Muslim ini mencotohkan kisah-kisah para nabi pada zaman dahulu. Tugas para nabi hanyalah menyampaikan dakwah dan teguh dalam dakwahnya itu. Musuh-musuh dakwah dihancurkan oleh Allah SWT bukan karena kekuatan para nabi melainkan karena pertolongan Allah SWT.

Fir'aun tumbang disebabkan oleh kehendak Allah ditenggelamkan di laut merah. Namrudz mati oleh seekor nyamuk, dan Thalut binasa oleh lemparan batu dari katapel prajurit kanak-kanak bernama Dawud. Semua kemenangan merupakan kehendak Allah SWT, umat islam hanya ditugaskan untuk tsabat, teguh di jalan dakwah saja.

Jadi harus tetap teguh berjuang dan jangan pernah merasa kecewa atau gagal dalam berdakwah, proses dakwah harus terus berlanjut selama hayat masih dikandung badan, dan serahkan saja hasilnya kepada Allah yang maha mengatur segala urusan.

banner
Previous Post
Next Post

4 komentar:

  1. Tsabat, Semoga Allah berikan kita kekuatan untuk selalu teguh berada di jalan-Nya. Tiada profesi yang lebih mulia daripada seorang Dai.

    Terima Kasih sharing ilmunya Mas Ben.

    BalasHapus
  2. Semangat mas Rio, tsabat ujian para penyeru kebaikan. semoga senantiasa isiqomah

    BalasHapus
  3. templatenya baru ya ben, lebih langsing, hehehe

    BalasHapus
  4. Sayang kemarin saya tidak mengajak suami buat ikutan

    BalasHapus

Follow by Email

Popular Posts