Kamis, 28 Desember 2017

Kisah dan Hikmah Unik Ashabul Kahfi (18:9-26)




Kisah yang pertama kita temukan di dalam surat itu yakni kisah Ashabul Kahfi, para penghuni gua.

Ashabul Kahfi dikisahkan sebagai pemuda-pemuda shalih yang menyelamatkan diri dari kezaliman penguasa yang memaksa semua rakyatnya untuk mempersekutukan Allah. Dalam sebuah keterangan penguasa tersebut adalah Raja Dikyanus yang zalim dan sombong.

Pemuda-pemuda yang telah berusaha melawan kezaliman Raja Dikyanus yang zalim dan sombong itu dengan mengatakan secara tegas "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi, kami tidak menyeru Tuhan selain Dia."
Baca sebelumnya:
Kahfi Jum'atmu Penuh Pelajaran


Karena posisi minoritas dan tak memiliki kekuatan, terpaksa mereka harus pergi menyelamatkan diri dan mencari tempat di gunung yang akhirnya menemukan sebuah gua dan berlindung disana.

Mereka memisahkan diri dari masyarakat untuk menjaga aqidahnya dari kekafiran yang dipaksakan oleh pemimpin yang zalim.

Singkat cerita mereka tertidur di gua itu bahkan dengan anjingnya. Mereka tidur selama 309 tahun,
suatu hal yang irrasional dalam pandangan umum. Tidur seperti tidak tidur karena mereka bergerak-gerak di dalam gua.

Dikejar-kejar pasukan penguasa dan musuhi oleh mayoritas penduduk, kemudian bersembunyi di gua, bertahun-tahun tidak ditemukan sama sekali meski sudah dicari-cari, dan tertidur selama tiga abad lebih di dalam gua, tanpa makan dan minum tetap hidup dan segar bugar, tidak menua tidak pula berubah kondisinya, suatu hal yang irrasional. Namun ini adalah bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Diakhir kisah, di atas gua tempat mereka tertidur selama 309 tahun itu dibuatlah sebuah rumah ibadah oleh salah seorang yang berkuasa dizaman itu (18:21).

Lanjut


banner
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Follow by Email

Popular Posts